Friends

Saat ini aku mencoba mengukir kenangan sebanyak mungkin
Saat ini aku mencoba memeluk hati mereka selama mungkin
Saat ini aku mencoba menggenggam tangan mereka seerat mungkin
Karena sesaat lagi aku mungkin akan hanya akan mengingat mereka dalam mimpi
Kemanisan yang mereka ukir
Kesedihan yang mereka bagi
Kegilaan yang mereka bawa
Akkkkkkkkh aku akan merindukan semua itu
Mereka kini lekat dalam hatiku
Berapa banyak airmata yang akan mengalir dari mata dan hatiku
Aku tidak tahu
Tapi yang pasti aku akan selalu mengingat mereka
Teman-temanku tercinta
Teman-temanku tersayang

GOMENASAI…bagaimanapun kita harus menjalani perpisahan ini, AMIGO

BARUUUUUUU

banyak hal baru
dan kamu sudah menjadi bagian dari masa lalu
wajahmu dulu kala akan membuat aku bersemu
kini senyummu pun hanya akan lewat saja dari hatiku
selamat tinggal pangeran senja yang kelu
kini akan kujalani hidup baru
dan aku pun tak akan pernah sepi tanpamu

24 Januari 2007

Akhirnya yang namanya dunia perkuliahan udah aku lewati.
Sidang ternyata ga semenakutkan yang aku bayangkan.
Bener-bener kayak presentasi kuliah.
Sekarang melangkah ke dunia nyata.
Dunia cari kerja.
Dunia cari jodoh.
Dunia yang membuat aku harus lebih tegar dan bersikap lebih dewasa.

I try…really i try

Ketika aku mencoba tidak tersenyum padamu…
Itu karena aku mencoba melupakan kamu
Ketika aku mencoba tidak menyapamu…
Itu karena aku mencoba melupakanmu
Ketika aku memalingkan kepala ketika kamu berada di hadapanku
Itu semua karena aku berusaha untuk dapat melupakanmu

Tapi tetap saja …
Kamu hadir dalam mimpiku
Kubelai lembut pipimu

Membuat aku makin tidak mengerti bagaimana lagi cara yang harus kutempuh….
hanya untuk melupakanmu

Belum akhirnya…

Tepatnya tanggal 24 Januari 2007
Jam 13.00

Jreng Jreng!
Apapun hasilnya,
langkah selanjutnya dalam hidupku akan ditentukan

Doain ya

Unsend letter

Dear kamu…

Kamu itu bener-bener ga sensitif ya. Kamu ga pernah tau berapa kali aku mencoba menghindar untuk membuang jauh perasaan ini. Demi kamu. Demi aku. Tapi tiap kali itu pula, kamu tiba-tiba hadir di depan mata, meninggalkan jejak lagi di hati…dengan tanya dan dengan harap. Aku tidak buta, aku sadar sepenuhnya semua ini akan berakhir dengan hampa.

Aku ga tau seberapa besar artiku buat kamu. Sehingga setiap kali kamu masih bercerita soal hari-harimu. Soal rasa sakitmu ditinggal dirinya. Aku tidak percaya kamu bergantung hanya padaku. Tapi itulah yang membuat aku berpikir berulang-ulang. Suatu nanti ketika aku memilih untuk menganggapmu tiada, akankah kamu merasa sedih tak lagi dapat bercerita.

Tapi…sedikit lagi. Jika harapan lainku dikabulkanNya. Hanya tinggal sedikit lagi dimana aku tak harus memandangmu. Puaskan dirimu untuk bercerita, berkata. Dan bila akhirnya di hati ini mengucapkan “selamat tinggal”, kamu akhirnya bisa menemukan separuh dari nafasmu.

Ps.
Kembang api ini masih berusaha membuat kenangan indah di hatimu
Walau hanya kenangan indah

Aku menyayangimu
De

And now i…

And now i know
That u are really good guy
But u are not for me

And now i can face it
For if u are made for another girl
Alike for me made for another man

And i now i realize
This is life
Things like this happening everytime
All i have to do now
Just hoping
For life can make me be a better person