De’s World

Unsend letter

Januari 10, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dear kamu…

Kamu itu bener-bener ga sensitif ya. Kamu ga pernah tau berapa kali aku mencoba menghindar untuk membuang jauh perasaan ini. Demi kamu. Demi aku. Tapi tiap kali itu pula, kamu tiba-tiba hadir di depan mata, meninggalkan jejak lagi di hati…dengan tanya dan dengan harap. Aku tidak buta, aku sadar sepenuhnya semua ini akan berakhir dengan hampa.

Aku ga tau seberapa besar artiku buat kamu. Sehingga setiap kali kamu masih bercerita soal hari-harimu. Soal rasa sakitmu ditinggal dirinya. Aku tidak percaya kamu bergantung hanya padaku. Tapi itulah yang membuat aku berpikir berulang-ulang. Suatu nanti ketika aku memilih untuk menganggapmu tiada, akankah kamu merasa sedih tak lagi dapat bercerita.

Tapi…sedikit lagi. Jika harapan lainku dikabulkanNya. Hanya tinggal sedikit lagi dimana aku tak harus memandangmu. Puaskan dirimu untuk bercerita, berkata. Dan bila akhirnya di hati ini mengucapkan “selamat tinggal”, kamu akhirnya bisa menemukan separuh dari nafasmu.

Ps.
Kembang api ini masih berusaha membuat kenangan indah di hatimu
Walau hanya kenangan indah

Aku menyayangimu
De

→ Tinggalkan KomentarKategori: Tak Berkategori

And now i…

Januari 10, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

And now i know
That u are really good guy
But u are not for me

And now i can face it
For if u are made for another girl
Alike for me made for another man

And i now i realize
This is life
Things like this happening everytime
All i have to do now
Just hoping
For life can make me be a better person

→ Tinggalkan KomentarKategori: Puisi-Puisi De

Ashley : Angel Pillow

Januari 8, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Di catut dari blogfam.com

Payudaranya pun Terpaksa Diangkat agar Tak Ganggu Tidur

Agar bisa terus memandikan dan menggendong Ashley, 9, orang tuanya berusaha sang putri memiliki tubuh yang sama hingga puluhan tahun ke depan. Ashley harus menjalani operasi untuk mencegah menstruasi dan mengonsumsi hormon yang menghambat pertumbuhan payudara.

Ketika teman-teman sebayanya asyik bermain dan berlarian ke sana kemari, Ashley hanya bisa berbaring di ranjang. Jangankan berjalan, berbicara maupun bergerak saja dia tak mampu. Bocah perempuan asal Seattle adalah penderita encephalopathy, kerusakan otak yang tak bisa disembuhkan.

Dia juga tak bisa menegakkan kepala sehingga orang tuanya harus memasukkan makanan melalui selang. Orang tuanya menyebut Ashley sebagai “malaikat bantal” karena selalu tergeletak di atas bantal.

Sang orang tua yang menyembunyikan identitas karena mendapat banyak kecaman itu khawatir tubuh Ashley akan bertambah besar sehingga mereka tak bisa lagi menggendong, memandikan, atau mengajaknya bepergian. Karena itu, mereka memutuskan untuk melakukan tindakan medis agar ukuran tubuh anaknya itu tetap seperti sekarang, yakni dengan tinggi 1,34 meter dan berat 34 kilogram.

Sejak tiga tahun lalu ayah dan ibu Ashley meminta dokter di Children’s Hospital and Regional Medical Center, Seattle, mengangkat uterus dan kedua payudara anaknya itu agar tidak mengganggu saat tidur tengkurap. “Ini semua kami lakukan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Kami menginginkan dia tetap bisa dipindah dan ikut dalam kegiatan keluarga bersama saudaranya, ” tulis orang tua Ashley dalam blog mereka yang diluncurkan 1 Januari lalu.

Tindakan itu menuai kecaman. Misalnya, kalangan medis mempertanyakan etika kedokteran dalam kasus tersebut. Sedangkan aktivis kemanusiaan menganggap tindakan itu telah melanggar harga diri Ashley. “Ini adalah kasus pertama yang saya ketahui. Tapi, mungkin, ini kasus yang sangat rumit hingga kita tidak bisa mengatakan benar atau salah,” ujar Dr Jeffrey Brosco, dokter anak di Universitas Miami.

Namun, Dr Daniel Gunther, salah seorang dokter anak yang ikut menangani operasi Ashley, menilai tindakan tersebut sudah tepat. Operasi itu dilakukan atas dasar kemanusiaan. Tidak menjadi dewasa merupakan hal terbaik bagi Ashley. “Memang, saat mendengarnya kali pertama, orang akan marah. Tapi, kalau benar-benar mau menelaah secara bijaksana, Anda akan tahu bahwa semua ini demi keuntungan anak tersebut,” tutur Gunther. (bbc/any)

Kalo ada yang mau cerita lengkapnya bisa di cek di
http://ashleytreatment.spaces.live.com

→ Tinggalkan KomentarKategori: Tak Berkategori

Damn It

Januari 8, 2007 · 1 Komentar

Aku bingung
Apa sih mau kamu
Aku tidak mengundang kamu untuk masuk dalam hidupku
Kamu sendiri yang datang menghampiriku
Membuat aku menjadi merasakan getar berbeda di hati
Walau pada akhirnya kuketahui kamu tidak merasakannya juga

Lalu sekarang kamu bukan hanya pergi begitu saja
Tapi kamu juga meninggalkan seribu tanya di benak
Mengapa kamu membuat aku mengira kamu ingin dijamah
Mengapa di saat yang sama juga kamu seakan membangun dinding

Apa maumu
Aku sudah berusaha sebisaku menjadi firework yang indah
Walau itu hanya sebatas sayang bukan cinta
Tapi kamu tidak menjawab
Yang ada hanya bisu

Jadi kini jangan salahkan aku
Ketika aku membalik jadi benci padamu
Berharap tak bertemu lagi denganmu
Berharap tak perlu tau lagi tentangmu

Karena pada akhirnya kamu sama saja
Sama saja dengannya

SAMA-SAMA BRENGSEKNYA

→ 1 CommentKategori: Tak Berkategori

Depeche Mode

Januari 3, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

I want somebody to share
Share the rest of my life
Share my innermost thoughts
Know my intimate details
Someone wholl stand by my side
And give me support
And in return
Shell get my support
She will listen to me
When I want to speak
About the world we live in
And life in general
Though my views may be wrong
They may even be perverted
Shell hear me out
And wont easily be converted
To my way of thinking
In fact shell often disagree
But at the end of it all
She will understand me
Aaaahhhhh….

I want somebody who cares
For me passionately
With every thought and
With every breath
Someone wholl help me see things
In a different light
All the things I detest
I will almost like
I dont want to be tied
To anyones strings
Im carefully trying to steer clear of
Those things
But when Im asleep
I want somebody
Who will put their arms around me
And kiss me tenderly
Though things like this
Make me sick
In a case like this
Ill get away with it
Aaaahhhhh….

→ Tinggalkan KomentarKategori: Tak Berkategori